Selamat Datang di Official Website BPR Buana Artha Lestari.        ● Cegah Corona Virus: pakai masker, rajin cuci tangan dengan air + sabun, jaga jarak, dan jaga kesehatan badan        ● Ajukan kredit secara online: lebih cepat dan mudah.       

Resiko Pinjaman Online yang Wajib Diwaspadai

Selasa, 17 Desember 2019 | artikel blog

Di era digital yang maju semakin pesat seperti saat ini, semua hal selalu bersinggungan dengan internet dan hal-hal yang berbau online. Belanja, pesan makanan, moda transportasi semua sudah menggunakan basis online yang merajalela. Dan yang plaing menyita perhatian netizen akhir-akhir ini adalah munculnya Pinjol atau Pinjaman Online. Seperti dua sisi mata uang, Pinjol yang berkembang di Indonesia ini memiliki sisi baik dan juga sisi buruk yang harus sama sama kita pahami. Inilah beberapa Resiko Pinjaman Online yang harus sama sama bisa kita cegah dan waspadai.

  1. Bunga Tinggi

Adalah fakta bahwa bunga yang diberikan oleh pinjaman online jauh lebih tinggi daripada bank atau BPR resmi. Hal ini dikarenakan OJK belum mengatur secara resmi jumlah bunga yang bisa diberikan oleh pinjaman online. Namun alasan tingginya bunga ini bukan tanpa alasan. Pihak pinjaman online memiliki beralasan karena tingginya resiko nasabah online, akibat kemudahan persyaratan dan kecepatan persetujuan.

  1. Plafon Pinjaman Rendah

Resiko lain yang akan anda temui jika melakukan pinjaman secara online adalah jumlah plafon yang rendah. Rata – rata dibawah 5 Juta per pinjaman. Bahkan beberapa pinjaman online mulai dari 1 juta rupiah dan baru bisa meminta kenaikkan plafond setelah mengambil pinjaman beberapa kali. Sifat pinjaman online yang cepat dan mudah berimbas pada jumlah plafond yang ditawarkan. Tidak bisa mengambil untuk pinjaman dalam jumlah besar.

  1. Data Pribadi Pengguna

Pinjaman Online Dalam proses pengajuan pinjaman online, pengguna diwajibkan untuk mengunduh aplikasi pinjol tertentu dan kemudian harus mendaftarkan diri sebagai bentuk persyaratan pinjaman. Data diri ini meliputi nama, alamat rumah, nomor telepon, bahkan wajib menyertakan foto identitas diri seperti KTP atau SIM. Hal ini yang kemudian menjadi resiko yang cukup riskan karena bisa saja pihak pinjol yang tidak bertanggung jawab menyebarluaskan data diri pribadi anda tanpa persetujuan pada saat anda telat membayar tagihan. Penyebarluasan data diri ini bisa dipidana lho, anda harus ekstra berhati hati dalam memilih pinjol mana yang layak anda jadikan mitra bisnis.

  1. Waktu Persetujuan Yang Lama

Mungkin banyak yang berasumsi bahwa dengan menggunakan jasa pinjaman online, pinjaman anda akan lebih cepat cair ketimbang pada saat anda mnegajukan pinjaman di bank konvensional. Namun kenyataannya ternayata tidak seindah di bayangan. Banyak pengguna aplikasi pinjol yang mengeluhkan lamanya waktu yang diperlukan sampai pinjaman benar benar cair. Ternyata basis tidak menjamin pinjaman anda akan cepat cair, ya.

  1. Pinjaman Online Tidak Terdaftar di OJK

Sesuai peraturan yang tertulis, bahwa setiap lembaga yang menawarkan pinjaman online wajib mendaftar dan mendapatkan lisensi dari OJK. Jika tidak terdaftar di OJK maka pinjaman online ilegal dan itu sangat berbahaya. Jadi sebelum mempercayakan aplikasi pinjol mana yang tepat untuk anda, cari tahu dulu track record dan asal usulnya agat terhindar dari hal hal yang beresiko.

Tapi, jika anda menginginkan pinjaman yang cepat, tepat, dan pastinya dijamin LPS dan diawasi OJK, BPR Buana Artha Lestari solusinya. Data diri anda aman bersama kami, pinjaman cepat cair, syarat mudah, hidup anda akan jauh lebih mudah. Percayakan kredit dan tabungan anda di BPR Buana Artha Lestari.

"We are going extra miles to serve you better"

Sumber: www.duwitmu.com